Dalam dunia bisnis kuliner di Tasikmalaya, nama Neli Oktaviani sudah tak asing lagi. Lewat dedikasi, kerja keras, dan semangat pantang menyerah, ia berhasil membangun Bakery Neli dari usaha kecil di rumah menjadi salah satu toko roti ternama di Jawa Barat. Kisah sukses Neli Oktaviani dan Bakery Neli membawa inspirasi bagi banyak pelaku usaha, khususnya di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Neli Oktaviani lahir dan besar di Kota Tasikmalaya. Sejak kecil, ia tertarik pada dunia memasak, terutama membuat kue dan roti. Minat itu ia warisi dari sang ibu yang sering membuat jajanan rumah khas Sunda untuk keluarga dan tetangga. Neli tumbuh dengan semangat ingin berwirausaha, meski banyak tantangan yang harus dihadapinya.
Setelah lulus SMA, Neli memutuskan untuk tidak melanjutkan pendidikan formal demi membantu perekonomian keluarga. Bermodal resep warisan ibu dan modal tabungan sisa dari hasil bekerja di toko roti, ia memulai usaha rumahan secara sederhana pada tahun 2010. Awalnya, Neli hanya membuat kue bolu dan donat untuk dijual kepada tetangga, teman, serta pasar di sekitar rumahnya.
Keberhasilan Neli dalam membuat kue bercita rasa khas serta harga terjangkau membuat pelanggannya semakin bertambah. Pada tahun 2012, ia mengembangkan usahanya dengan membeli peralatan roti yang lebih modern, serta menyewa sebuah kios kecil di pinggir Jalan HZ Mustofa, Tasikmalaya. Dari kios sederhana itulah lahir nama Bakery Neli, yang berarti toko roti milik Neli.
Usaha Neli semakin berkembang karena berbagai inovasi yang ia lakukan. Selain bolu dan donat, Bakery Neli mulai menawarkan aneka roti manis, kue kering, kukis, dan cake ulang tahun yang dipesan oleh konsumen. Kemampuan Neli beradaptasi dengan selera pasar membuat Bakery Neli semakin diminati. Produk-produk mereka juga mulai dijual lewat media sosial seperti Facebook dan Instagram, sehingga menjangkau konsumen yang lebih luas.
Neli tidak hanya mengutamakan kualitas dan rasa produk, tetapi juga memberikan pelayanan ramah dan harga bersahabat. Ia mengedepankan prinsip kejujuran dalam berusaha, sehingga banyak pelanggan yang loyal terhadap Bakery Neli. Ia pun rajin mengikuti pelatihan UMKM dari Dinas Koperasi dan UKM Tasikmalaya, sehingga mampu meningkatkan kualitas dan pemasaran produknya.
Perjalanan bisnis Neli tidak selalu mulus. Pada masa pandemi COVID-19 tahun 2020, penjualan menurun drastis karena pembatasan sosial serta banyak acara yang dibatalkan. Namun, Neli tetap bertahan dengan menyediakan layanan pesan antar roti ke rumah pelanggan dan membangun kanal pemesanan online.
Selain itu, ia juga memperhatikan keamanan pangan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat di dapur Bakery Neli agar konsumen tetap merasa aman. Perlahan, usahanya kembali bangkit dan perlahan memperluas lini bisnis dengan membuka cabang baru di beberapa lokasi strategis di Tasikmalaya.
Kesuksesan Neli Oktaviani tidak hanya berdampak pada keluarganya sendiri, tetapi juga masyarakat sekitar. Bakery Neli mempekerjakan warga lokal, khususnya ibu rumah tangga dan anak muda yang ingin belajar membuat roti. Hingga tahun 2024, Bakery Neli telah membuka lapangan kerja bagi lebih dari 30 orang.
Selain menciptakan peluang ekonomi, Neli juga aktif membimbing UMKM lain di Tasikmalaya lewat komunitas pengusaha kuliner. Ia berbagi pengalaman dalam pelatihan pembuatan kue, strategi pemasaran, hingga cara mengatur keuangan usaha. Hal ini turut memperkuat jejaring bisnis kecil di Tasikmalaya, sehingga mereka dapat berkembang bersama.
Berkat kegigihannya, Neli Oktaviani mendapatkan berbagai penghargaan, seperti “UMKM Inspiratif Tasikmalaya” dari Dinas Koperasi dan UKM, serta menjadi finalis lomba inovasi produk kuliner tingkat Jawa Barat. Bakery Neli juga sering diliput media lokal karena kisah inspiratif dan kualitas produknya yang konsisten.
Pada acara Hari UMKM Nasional, Neli Oktaviani diundang sebagai pembicara untuk membagikan kisah sukses dan strategi bisnis Bakery Neli. Ia juga kerap hadir dalam pameran kuliner dan festival makanan di Tasikmalaya, sehingga nama Bakery Neli semakin dikenal luas.
Neli Oktaviani percaya bahwa kunci sukses adalah konsistensi, semangat, serta keinginan untuk terus belajar. Ia selalu berinovasi dan berusaha memberikan yang terbaik bagi pelanggan. Neli juga menekankan pentingnya dukungan keluarga dan lingkungan, yang menjadi motivasi utama dalam menjalankan bisnis.
“Saya ingin produk Bakery Neli bisa dinikmati semua kalangan. Saya tidak takut gagal, karena setiap tantangan adalah peluang untuk berkembang,” ujar Neli dalam wawancara bersama media lokal.
Kisah Neli Oktaviani membuktikan bahwa siapa pun bisa memulai usaha dari hal sederhana di rumah, asalkan punya tekad, kerja keras, serta terus mencari peluang. Ia menjadi inspirasi bagi generasi muda di Tasikmalaya untuk memanfaatkan potensi lokal serta mandiri secara ekonomi. Lewat Bakery Neli, Neli memberikan pesan bahwa usaha kecil pun bisa besar dan sukses jika dijalankan dengan hati.
Saat ini, Bakery Neli telah menjadi salah satu brand roti favorit di Tasikmalaya. Produk-produk mereka dijual di berbagai toko oleh-oleh dan online marketplace. Neli bermimpi suatu saat Bakery Neli dapat berkembang hingga ke tingkat nasional dan membuka cabang di kota-kota besar di Indonesia.
Dalam jangka panjang, Neli berencana memperluas pelatihan kepada UMKM lain, mendukung program pemerintah dalam pemberdayaan ekonomi, serta menciptakan produk-produk inovatif khas Sunda yang bisa dikenal secara luas.
Kisah sukses Neli Oktaviani dan Bakery Neli adalah bukti nyata bahwa kunci keberhasilan adalah perjuangan tanpa henti, inovasi produk, serta komitmen untuk membantu sesama. Melalui semangat dan keuletan, Neli mampu membawa Bakery Neli menjadi UMKM inspiratif di Tasikmalaya, Jawa Barat. Semoga kisah ini terus menginspirasi para pengusaha muda untuk selalu berjuang dan berinovasi dalam membangun bisnis yang bermanfaat untuk banyak orang.